Daerah

Dua Combine Harvester Disalurkan ke Petani Siak, Dorong Panen Cepat dan Produktivitas Padi

15
×

Dua Combine Harvester Disalurkan ke Petani Siak, Dorong Panen Cepat dan Produktivitas Padi

Sebarkan artikel ini
Dua Combine Harvester Disalurkan ke Petani Siak
Wakil Bupati Syamsurizal menyerahkan Dua unit alsintan jenis combine harvester Harfia 110 Max, kepada Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Sumber Rejeki binaan Brigif TP-89 GG Kampung Bungaraya serta brigade Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kabupaten Siak. Fakta Tv/Suhardi

Fakta Tv – Pemerintah Kabupaten Siak menyalurkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) berupa dua unit combine harvester kepada kelompok tani di Kecamatan Bungaraya guna mempercepat panen dan meningkatkan produktivitas padi.

Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Siak, Syamsurizal, kepada Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Sumber Rejeki binaan Brigif TP-89 GG Kampung Bungaraya serta brigade Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kabupaten Siak.

Dua unit alsintan jenis combine harvester Harfia 110 Max tersebut merupakan bantuan dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia melalui dana APBN Tahun Anggaran 2026, dengan estimasi nilai sekitar Rp500 juta per unit.

Penyerahan berlangsung di halaman Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan di Komplek Perkantoran Sei Betung, Kecamatan Siak, Kamis (9/4/2026).

Wakil Bupati Syamsurizal menilai kehadiran alat panen modern ini menjadi langkah strategis dalam mendorong efisiensi kerja petani sekaligus mempercepat proses produksi di sektor pertanian.

“Bantuan ini tentu sangat bermanfaat bagi petani. Kita berharap pemanfaatannya bisa maksimal, sehingga proses panen lebih cepat, efisien, dan hasil pertanian semakin meningkat, tentu ini juga menjadi bagian dari upaya kita bersama dalam mendukung swasembada pangan nasional,” ujar Wabup Syamsurizal.

Ia juga mengapresiasi dukungan pemerintah pusat yang terus mendorong modernisasi pertanian di daerah, khususnya melalui penyediaan alsintan.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kabupaten Siak, Kaharuddin, menjelaskan bantuan tersebut merupakan hasil usulan daerah kepada Kementerian Pertanian untuk memenuhi kebutuhan alsintan di lapangan.

“Untuk tahap ini, kita menerima dua unit combine harvester. Satu unit diserahkan ke Gapoktan binaan Brigif TP-89 GG di Bungaraya, dan satu unit lagi untuk brigade dinas yang sifatnya mobile, sehingga bisa digunakan membantu petani di mana saja, bahkan berbagai kecamatan,” jelasnya.

Ia menambahkan, alsintan brigade akan difungsikan secara fleksibel untuk menjangkau berbagai wilayah, sekaligus mendukung program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR), khususnya penanaman padi gogo di sela tanaman kelapa sawit.

Program tersebut saat ini dijalankan di sejumlah kecamatan, seperti Dayun, Lubuk Dalam, Koto Gasib, Kerinci Kanan, dan Kandis, dengan target luas tanam mencapai 750 hektare pada 2026.

Selain itu, Pemkab Siak juga menggulirkan program pendukung lain, seperti optimalisasi lahan seluas 600 hektare di Kecamatan Bungaraya dan Sungai Mandau, serta peningkatan indeks pertanaman (IP) padi dari 250 menjadi 300 pada lahan seluas 1.900 hektare di Bungaraya. Program ini didukung distribusi benih sebanyak 47,5 ton untuk tujuh desa.

Dalam waktu dekat, pemerintah daerah juga merencanakan penyaluran alsintan tambahan berupa traktor roda empat ke sejumlah kecamatan, sebagai bagian dari penguatan sarana dan prasarana pertanian di Kabupaten Siak.***