Daerah

Musyawarah Desa Gajah Mati 2026 Dimulai, Proyek Drainase Jadi Prioritas

6
×

Musyawarah Desa Gajah Mati 2026 Dimulai, Proyek Drainase Jadi Prioritas

Sebarkan artikel ini
Musyawarah Desa Gajah Mati
Pemerintah Desa Gajah Mati Musyawarah Desa Pra Pelaksanaan, Rabu (8/4/2026). Fakta Tv/Renaldi

Fakta Tv – Pemerintah Desa Gajah Mati mengawali tahapan pembangunan tahun anggaran 2026 dengan menggelar Musyawarah Desa Pra Pelaksanaan. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memastikan seluruh rencana pembangunan dipahami bersama serta berjalan secara terbuka dan terukur.

Musyawarah yang digelar di balai desa pada Rabu (8/4/2026) tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), pihak kecamatan, pendamping desa, hingga aparat keamanan dan tokoh masyarakat. Kehadiran lintas unsur ini menunjukkan komitmen bersama dalam mengawal pembangunan desa yang partisipatif.

Kepala Desa M Yusir dalam sambutannya menegaskan bahwa musyawarah pra pelaksanaan bukan sekadar formalitas, melainkan tahapan krusial dalam memastikan seluruh program berjalan sesuai perencanaan.

“Musyawarah pra pelaksanaan merupakan tahapan awal yang sangat penting sebelum kegiatan pembangunan dilaksanakan. Forum ini menjadi ruang bagi pemerintah desa untuk menyampaikan informasi secara terbuka terkait program dan kegiatan yang akan dilaksanakan, termasuk rencana anggaran biaya (RAB), desain teknis kegiatan pembangunan, serta mekanisme pelaksanaan kegiatan di lapangan,” ujarnya.

Isu utama yang diangkat dalam kegiatan ini adalah transparansi anggaran dan keterlibatan masyarakat dalam proses pembangunan. Pemerintah desa berupaya membuka seluruh informasi terkait program, mulai dari jenis kegiatan hingga rincian anggaran, agar masyarakat dapat ikut mengawasi.

Dalam musyawarah tersebut, pemerintah desa juga menetapkan sejumlah kegiatan fisik prioritas yang akan dilaksanakan pada tahun 2026. Salah satu fokus utama adalah pembangunan drainase dan plat deker yang berlokasi di Dusun 2.

Proyek ini dinilai mendesak karena berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat, terutama dalam mengatasi persoalan aliran air dan akses jalan di wilayah tersebut.

“Juga perlu kita ketahui di tahun ini mulai nya pekerjaan kita sudah sepakati ada beberapa aitem kegiatan fisik yakni Dranase dan plat Deker yang terletak di lokasi dusun 2 juga pada hari ini sekaligus kita melaksanakan Titik Nol kegiatan,” lanjutnya.

Penandaan titik nol dalam kegiatan ini menjadi simbol dimulainya pekerjaan fisik di lapangan. Langkah ini sekaligus menandai kesiapan desa dalam merealisasikan program yang telah dirancang sebelumnya.

M Yusir menjelaskan bahwa seluruh rencana pembangunan desa tidak disusun secara instan, melainkan melalui proses panjang yang melibatkan aspirasi masyarakat. Proses tersebut dimulai dari penggalian gagasan di tingkat dusun hingga dirumuskan dalam dokumen resmi desa.

Program pembangunan tahun 2026 telah dituangkan dalam Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKP Desa) serta Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) yang telah disepakati bersama.

Dalam forum tersebut, pemerintah desa juga memaparkan secara rinci dokumen RAB dan desain teknis setiap kegiatan. Hal ini bertujuan agar masyarakat mengetahui secara jelas spesifikasi pekerjaan yang akan dilaksanakan.

Keterbukaan ini menjadi langkah strategis untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam mengawasi jalannya pembangunan. Dengan demikian, potensi penyimpangan dapat diminimalisir sejak awal.

Selain itu, partisipasi masyarakat juga diharapkan dalam bentuk dukungan tenaga maupun peran aktif dalam menjaga hasil pembangunan agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.

Kehadiran Camat Semidang Lagan bersama jajaran serta pendamping desa dalam kegiatan ini juga memperkuat sinergi antar pihak dalam mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan.

Musyawarah ini sekaligus menjadi bukti komitmen Pemerintah Desa Gajah Mati dalam menerapkan prinsip tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan partisipatif.

Dengan adanya kesamaan persepsi antara pemerintah desa dan masyarakat, pelaksanaan pembangunan diharapkan berjalan lebih lancar dan tepat sasaran.

Pemerintah desa optimistis, dengan dukungan seluruh elemen masyarakat, program pembangunan tahun 2026 dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas hidup warga.

Langkah awal melalui musyawarah ini menjadi fondasi penting untuk memastikan bahwa setiap program yang dijalankan benar-benar sesuai kebutuhan dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Desa Gajah Mati.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *