Daerah

Delapan Kandidat Berebut Kursi Rektor Unri, Ada Nama dari Luar Kampus

5
×

Delapan Kandidat Berebut Kursi Rektor Unri, Ada Nama dari Luar Kampus

Sebarkan artikel ini
Delapan Kandidat Berebut Kursi Rektor Unri, Ada Nama dari Luar Kampus
Foto ilustrasi diolah dengan menggunakan AI/Riautimes.com

Fakta Tv – Pemilihan Rektor Universitas Riau (Unri) periode 2026-2030 dipastikan berlangsung ketat setelah delapan kandidat resmi mendaftar hingga penutupan tahapan pencalonan, Selasa (12/5/2026).

Bursa calon Rektor Unri kali ini diramaikan sejumlah nama dari kalangan guru besar, dekan hingga pimpinan kampus. Menariknya, satu kandidat berasal dari luar Universitas Riau dan ikut bersaing memperebutkan kursi pimpinan perguruan tinggi terbesar di Riau tersebut.

Delapan nama yang resmi mendaftar yakni Prof Dr Jimmi Copriady MSi, Dr Maxsasai Indra SH MH, Prof Dr Iwantono MPPhil, Prof Dr Firdaus SH MH, Prof Dr Elfizar SSi MKom, Prof Dr Nofrizal SPi MSi, Prof Ahmad Fadli ST MT PhD, serta Aldrin Herwany SE MM PhD.

Dekan FKIP Unri, Prof Jimmi Copriady, menjadi salah satu kandidat yang lebih awal menyerahkan berkas pencalonan. Ia menyebut pencalonannya sebagai komitmen untuk membawa Unri menjadi kampus unggul dan bermartabat.

“Saya ikut dalam kontestasi ini sebagai bentuk komitmen untuk memajukan pendidikan dan kesejahteraan masyarakat dengan menjadikan Unri sebagai perguruan tinggi unggul dan bermartabat,” ujarnya.

Menurut Jimmi, tantangan pendidikan tinggi ke depan membutuhkan kolaborasi berbagai pihak melalui konsep pentahelix yang melibatkan akademisi, pemerintah, dunia usaha, masyarakat dan media.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik Unri, Dr Maxsasai Indra, menilai pengalaman di berbagai posisi struktural menjadi modal penting untuk memahami kebutuhan internal kampus.

“Saya memahami persoalan di Universitas Riau karena pernah berada di berbagai posisi akademik dan struktural,” katanya.

Nama lain yang kembali maju adalah Dekan FMIPA Unri, Prof Dr Iwantono MPPhil, yang sebelumnya juga ikut dalam pemilihan rektor tahun 2022.

Mantan Dekan Fakultas Hukum Unri, Prof Dr Firdaus SH MH, turut meramaikan persaingan dengan membawa visi “Menjadi Universitas Riau yang Mandiri Berdampak Global Menuju Indonesia Emas 2045”.

Ia mengusung konsep “Catur Mandiri Berdampak Global” dan “Asta Mandiri UNRI” untuk memperkuat daya saing internasional kampus.

Selain itu, Prof Dr Elfizar SSi MKom yang kini menjabat Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan FMIPA Unri menargetkan pembenahan tata kelola kampus dan peningkatan pelayanan civitas akademika apabila terpilih nanti.

Persaingan juga diikuti Prof Dr Nofrizal SPi MSi, Guru Besar Bidang Teknologi Penangkapan Ikan yang saat ini menjabat Wakil Dekan I Fakultas Perikanan Unri. Akademisi asal Taluk Kuantan itu memiliki pengalaman pendidikan hingga Tokyo University, Jepang.

Dekan Fakultas Teknik Unri, Prof Ahmad Fadli ST MT PhD, juga resmi masuk dalam bursa calon rektor. Akademisi berlatar teknik kimia tersebut baru dilantik sebagai dekan pada April 2025 lalu.

Sementara itu, Aldrin Herwany SE MM PhD menjadi satu-satunya kandidat dari luar Unri. Akademisi Perbanas Institute Jakarta itu dikenal sebagai peneliti bidang ekonomi dan pernah maju dalam pemilihan Rektor Universitas Padjadjaran periode 2019-2024.

Dengan banyaknya kandidat yang maju, pemilihan Rektor Unri periode 2026-2030 diperkirakan berlangsung dinamis. Masing-masing calon membawa visi dan gagasan berbeda untuk menentukan arah baru Universitas Riau lima tahun mendatang.***